Verifikasi Metode

Verifikasi metode pada dasarnya berbeda dengan validasi metode. Verifikasi metode dilakukan pada semua metode standar (metode baku) atau metode yang telah divalidasi pada waktu mula-mula digunakan dan pada jarak waktu tertentu secara berkala.

Tujuan verifikasi metode antara lain:

  • Untuk memastikan bahwa analis dapat menerapkan metode analisis dengan baik.
  • Untuk menjamin mutu hasil uji.
Verifikasi dilakukan dengan menetapkan presisi, akurasi, dan batas deteksi (jika perlu) pada suatu metode analisis. Penetapan presisi dapat dilakukan dengan salah satu pengujian berikut:
  • Pengujian berulang pada sampel yang ada
  • Pengujian berulang pada sampel formulasi sintetik
  • Pengujian berulang pada bahan rujukan bersertifikat (CRM)
Penetapan akurasi sampel dapat dilakukan dengan salah satu pengujian berikut:
  • Pengujian sampel dengan penambahan baku (spiking)
  • Pengujian sampel yang telah diketahui komposisinya, yang secara tepat meniru jenis sampel yang menggunakan metode ini.

0 comments:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites