Memasarkan Minyak Atsiri


Menjual minyak atsiri/essential oil memang tidak semudah menjual sembako. Pemasaran minyak atsiri membutuhkan strategi dan teknik khusus. Terlebih bagi produsen pemula yang baru bergerak mulai bisnis dibidang minyak atsiri atau mungkin yang belum mengenal sama sekali seluk beluk minyak atsiri. Cara memasarkan minyak atsiri bisa dimulai dari kenalan yang berkecimpung di dunia minyak atsiri atau bisa juga dari info mitra pembeli yang lebih dulu terjun dalam perdagangan atsiri. Jika mitra pembeli tidak dijumpai juga, silahkan search atau tanya via website DAI (Dewan Atsiri Indonesia). Anda akan mendapat info tentang bagaimana mekanisme penjualan, syarat mutu, termasuk daftar eksportir dan penampung minyak atsiri. Jika daftar eksportir sudah didapat, silahkan ditelpon saja ‘apakah menerima minyak yang Anda produksi atau tidak’. Mungkin Anda merasa putus asa setelah menghubungi beberapa nomor kontak yang hanya memberi jawaban sudah tidak berkecimpung didunia atsiri atau sudah punya pensuplai yang cukup. Mungkin mereka memang sudah tidak aktif lagi didunia bisnis minyak atsiri atau enggan berhubungan dengan pemasok baru.
Pada dasarnya bagi produsen pemula agak susah untuk memasok langsung ke eksportir karena memang umumnya eksportir butuh kapasitas supply besar dan kontinyu. Ada baiknya jika Anda masih memproduksi skala keci, pemasaran dimulai dari tingkat bawah (bakul kecil). Sambil mengenal seluk beluk produksi dan pemasaran, lama-lama Anda akan menjadi besar dengan modal pengalaman hingga kualitas produk dan kontinuitas.
Ada baiknya jika Anda lebih spesifik dengan minyak tertentu, sebagai contoh minyak rimpang misalnya minyak jahe untuk kebutuhan farmasi dan produk makanan, minyak temulawak untuk obat osteoporosis alami, dll. Disisi lain juga perlu diperhatikan kualitas minyak yang tergantung pada beberapa faktor seperti asal bahan baku, material alat suling, teknik penyulingan, dll. Pembahasan satu materi bahan baku saja sudah melibatkan banyak faktor yang antara lain asal tempat tumbuh, perlakuan penanaman, umur hingga perlakuan pasca panen yang meliputi cara pengeringan, penyimpanan, kadar air hingga dimensi bahan yang akan disuling.
Dibawah ini adalah data nama perusahaan, kontak person, alamat dan nomor telepon penampung/eksportir minyak atsiri Indonesia :

































































































7 comments:

trmsk sekali atas artikel ini. jadi kita tahu aliran lika liku sampai di hilirnya . tq.

thanks ya infonya menarik bgt

sip dah infonya, salam sukses gan

Bagus buat bacaan pak..
Makasi info penampung dan exportirnya
Smoga bisa ngebantu petani di daerah yg slalu ketemu tengkulak
*curhatmodeon
Baenk235@gmail.com

Terima kasih atas informasinya, membantu sekali :)

Trims infonya.moga bermanfaat buat semuanya

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites